edom.web.id

Lebih hemat beli mobil murah atau naik taksi saja?

Beberapa bulan saya mengincar mobil murah Toyota Agya, tetapi ragu mau beli karena tidak yakin itu (membeli mobil apapun) keputusan yang bijak. Karena itu, dalam tulisan ini saya mengajak Anda menghitung biaya total kepemilikan sebuah mobil.

Komponen biaya mobil

Biaya suatu mobil terdiri atas biaya-biaya berikut:

Dalam tulisan ini, $1 = Rp 10.000 untuk memudahkan perhitungan.

Biaya sekali

Biaya peluang

Harga Toyota Agya (sebuah low cost green car) baru $11,000.

Uang sejumlah itu bisa dimasukkan ke deposito berjangka 1 bulan dengan bunga efektif sekitar 7% per tahun, sehingga present value semua bunga yang hilang itu sekitar $800. Ini biaya peluang yang Anda ‘bayar’ saat Anda menukar tabungan Anda dengan mobil tersebut.

Biaya balik nama

Biaya balik nama 10% harga mobil baru atau 1% harga mobil bekas. Untuk mobil baru yang sedang kita bicarakan, ini sudah $1,100. Ini dibayar hanya sekali: saat membeli mobil.

Dengan demikian, jumlah biaya sekali untuk membeli Toyota Agya baru adalah $1,900.

Biaya tetap per tahun

Biaya tetap ialah biaya tidak bergantung ke pemakaian mobil.

Penyusutan

Penyusutan Toyota Agya sekitar 9% per tahun untuk pemakaian normal. Ini berarti sekitar $1,000 hilang dalam setahun pertama Anda memiliki mobil baru tersebut. Harga Toyota Agya yang baru dipakai setahun (biasanya tidak lebih daripada 10,000 km) sekitar Rp 100 juta, jatuh sekitar Rp 10 juta dari harga barunya.

Asuransi

Premi asuransi komprehensif mobil sekitar 3% harga mobil per tahun (untuk kasus ini sekitar $400). Premi Asuransi total loss mobil sekitar 1% harga mobil per tahun (untuk kasus ini sekitar $100). Asuransi biasanya tidak menerima mobil yang lebih tua daripada 10 tahun.

Pajak

Pajak kendaraan bermotor per tahun 1.5% harga setelah penyusutan. Ini sekitar $165 untuk Toyota Agya baru. Ini dibayar setiap tahun.

Dengan demikian, jumlah biaya tetap per tahun sekitar $1,600.

Biaya berubah-ubah

Bahan bakar

Harga bensin awal tahun 2015 sekitar $0.70 per liter.

Penggunaan bensin rata-rata 1 liter untuk 10 km (belum termasuk macet), jadi harganya $0.07 per km.

Kalau mobil tiap hari kerja jalan 40 km (20 km pergi, 20 km pulang), biaya bensin per tahunnya sekitar $800. Anggapannya Anda tidak keluar saat jam macet. Kalau Anda rajin kena macet, biaya bensin yang seharusnya $800 mungkin bisa jadi $2,000 per tahun. Kita anggap Anda perginya pagi sekali dan pulangnya malam sekali jadi tidak kena macet.

Perawatan

Biasanya biaya perawatan mobil yang tidak terlalu tua sekitar $500 per tahun. Ini sudah termasuk ganti oli dan perawatan berkala di bengkel resmi setiap 100,000 km.

Parkir

Parkir di gedung-gedung di Jakarta $0.50 per jam. Kalau mobil Anda diparkir selama 9 jam setiap hari, biaya per harinya jadi $4.50. Per tahun jadi $1,174.50. Parkir tahunan ini bahkan lebih mahal daripada bensin tahunan.

Parkir gedung bisa jauh atau bahkan tidak dapat parkir. Selain itu, masih ada kesemrawutan parkir dan derita di jalan yang harus Anda hadapi.

Dengan demikian, jumlah biaya berubah-ubahnya sekitar $2,500.

Biaya lain yang sulit diukur

Kedamaian jiwa yang hilang karena stres di jalan dan pusing kena macet sulit diukur dengan uang. Sampai di kantor tidak bertenaga, sampai di rumah tidak bersemangat. Anak dan istri terbengkalai. Hubungan rumah tangga merenggang.

Setelah Anda beli mobil, ada kemungkinan keluarga Anda minta diantar ke mana-mana: Orang tua minta diantar ke sini, istri minta diantar ke sana, anak minta diantar ke situ. Uang transportasi yang sudah susah-susah dihemat akhirnya dipakai juga buat belanja. Semua orang jadi mau jalan. Berebut mobil dengan istri. Beli mobil satu lagi. Bikin Jakarta tambah macet. Kena pajak progresif. Akhirnya malah jadi makin boros.

Perbandingan dengan biaya naik taksi antara tempat tinggal dan kantor

Biaya taksi $0.75 buka pintu, $0.40 per km, $4.80 per jam. Pembayaran terkecil $4.00 untuk taksi pesanan.

Dalam setahun ada sekitar 261 hari kerja. Kalau Anda naik taksi pergi pulang setiap hari, maka Anda naik taksi 522 kali. Kalau Anda menempuh 10 km setiap kali naik taksi, Anda bayar $4.75 setiap kali naik taksi, jadi sekitar $2,500 dalam setahun. Kalau tiap naik taksi 20 km ($8.75), biaya setahun jadi sekitar $4,600.

Kalau Anda merasa itu terlalu mahal, kerja tidak harus di kantor sih. Tidur juga tidak harus di rumah. Anda bisa kerja di rumah atau tidur di kantor, tetapi ini mungkin tidak baik untuk kesehatan badan dan jiwa Anda.

Kesimpulan

Tabel berikut berisi rincian biaya per tahun dalam juta rupiah.

tahun biaya sekali biaya tetap biaya berubah-ubah jumlah biaya
0 19 16 25 60
1 0 16 25 41
2 0 16 25 41
3 0 16 25 41
4 0 16 25 41

Kalau jarak dari rumah ke kantor Anda kurang daripada 20 km, lebih murah naik taksi daripada beli mobil baru, meskipun mobilnya murah seperti Toyota Agya.

Jika jarak dari rumah ke kantor Anda sekitar 20 km (total 40 km pergi-pulang) dan Anda naik taksi terus, ongkos taksi setahun Rp 46 juta (belum termasuk macet). Ini kira-kira sama dengan biaya mobil murah per tahun.

Jika jarak dari rumah ke kantor Anda lebih daripada 20 km, indekos lumayan dengan harga Rp 1.500.000 per bulan di Jakarta masih lebih murah daripada beli mobil.

Berdasarkan perhitungan di atas, untuk kasus saya, lebih murah naik taksi daripada beli mobil.